Aku menantimu disini ^_^

Senin, 03 Desember 2012

Terlupakan




Terlupakan
Tak tersirat dibenakku
Tuk menghapus jejakmu
Tak pernah terlintas diotakku
Tuk melupakan bayangmy
Yang abadi dihatiku
Mengukir segenggam cerita
Waktu bersamamu
Saat terindahku
Denganmu
Kata yang terucap
Tak mudah dilupakan
Janji yang tersirat
Hanya bisa diingat
Tlah sirna
Berlalu sering berjalanya waktu

Bayangmu



Bayangmu
Rintik hujan samar
Seiring kilat menyambar
Terlukis dalam angan
Bayang yang ingin kulupakan
Cemeti dewa membahana diangkasa
Gantikan suaramu yang fana
Kucoba gantikan sosokmu
Dengan yang bisa menerimaku
Aku tak cukup sempurna
Dan takkan pernah bisa
Dan hati yang kau campakan
Takkan pernah kembali














Kepergianmu


Kepergianmu
Potretmu kupandang
Indah berbingkai emas
Ditemani pancaran redup lilin
Setangkai mawar putih tanda kasih
Melepas kepergianmu nan jauh
Tinggalkan luka menganga
Kubuka agenda kecilku
Mengenang memori indah bersamamu
Kini semua hilang
Takkan mungkin kembali
















Kau selalu berkuasa


Raja cinta
Kau selalu berkuasa
Merajai semua nafsu yang ada
Tak pernah pandang bulu siapaun dia
Tua, muda, kau jadikan korban
Korban kegilaanmu
Mreka terpesona, lengang,­­­­­terlena dengan pesonamu
Dazar... keparat kau
Karna kaulah nyawa tak berdosa mlayang
Nafsu bejadmu kau jadikan andalan
Tanpa ada ampun kau binasakan mreka
Hati suci yang tercipta, kini jadi kotor
Kotor, hina, tak berbuih
Kau kau kau sungguh munafik
Sampai kapan kau jajah insan mulia ini???

Percaya ???


Percaya ???
Satu kata yang menurutku adalah kata gila
Kau selalu berjasa ketika ada yang membutuhkan
Namuan kau juga menjadikan bumerang bagi orang yang ada disekelilingmu
Kau tak lebih dari seonggokan sampah di pinggir jalan
Yang tak punya harga sedikitpun
Entah siapa lagi yang akan memungutmu
Entah siapa lagi yang akan jadi korban dengan birahimu
Biadap kau
Bangsat kau
Karnamu takdir berjalan dengan baik
Penuh dengan liku – liku
Karnamu jua kau hancurkan masa indah mreka
Kenapa kau ada kau tak hanya seonggokan sampah tapi juga mahkluk hina
Yang tak berharga
Gara – gara kau banyak korban
Kau tak lagi dapat dijadika panutan
Kau tak pantas menyebut dirimu malaikat
Kau tak pantas disebut sebagai Tuhan karna kau bukan Tuhan
Bangsat kau................ 

Hitam putih


Hitam putih
Setitik noda yang membekas di antara sang langit
Sepercik hitam kelam menyelimuti
Tak dapat dipilah
Tak dapat dibagi
Tak dapat dibersihkan
Jalan menuju nirwana telah ternoda
Noda yang begitu tajam
Selalu mentap dengan penuh merah
Hitam kelam menjadikan semuanya
Hanya satu bermula dari satu titik
Namun... namun...
Membuat semuanya sirna dengan sejenak
Putih ternoda,
Suatu kesalahan yang tak pernah berujung
Dan tak pernah ada anti klimaks

Kenangan itu


Kenangan itu
Kenangan itu seakan kembali
Membangkitkan luka lama yang telah terpendam
Membuka jendela kelam kala itu
Bak dentuman keras menyayat hati
Mengingatkan akan kasih itu
Sakit tergores parang tajam
Tak dapat aku menguasai jiwaku
Aku aku aku semakin terpuruk
Aku ingin semua kembali
Membuka lembaran baru dengan kasih putih
Kenapa  kenapa engkau buat semua ini Tuhan
Aku tak mampu
Mengapa tak kau buat memori itu hilang ???
Mengapa mengapa mengapa Tuhan ???
Semakin lama semakin indah kenangan itu
Mampukah aku menguburnya, melupakannya

isi

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management